1. Konsep Mobile Development Mobile Development adalah proses membuat aplikasi yang berjalan pada perangkat mobile seperti Android dan iPhone (iOS) . Contoh aplikasi mobile: WhatsApp Instagram TikTok Shopee Gojek Tujuan mobile development adalah membuat aplikasi yang mudah digunakan, cepat, dan dapat diakses kapan saja melalui smartphone. Ada tiga jenis pengembangan aplikasi mobile: A. Native Development Aplikasi dibuat khusus untuk satu sistem operasi. Android → Kotlin atau Java iOS → Swift atau Objective-C Kelebihan Performa sangat cepat Akses semua fitur perangkat UI lebih optimal Kekurangan Harus membuat dua aplikasi jika ingin Android dan iOS. B. Hybrid Development Satu kode dapat dijalankan di Android dan iOS menggunakan teknologi web. Contoh: Ionic Cordova C. Cross Platform Development Satu source code digunakan untuk Android dan iOS. Framework yang populer: React Native Flutter .NET MAUI Saat ini, pendekatan ini ban...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pengembangan Gim: Proses, Tantangan, dan Peluang di Era Digital Pengembangan gim (game development) merupakan proses kreatif dan teknis dalam merancang, membuat, dan merilis permainan digital. Seiring kemajuan teknologi dan meningkatnya minat masyarakat terhadap industri hiburan interaktif, pengembangan gim telah berkembang menjadi salah satu sektor industri kreatif yang menjanjikan, baik secara global maupun di Indonesia. Tahapan Pengembangan Gim Pengembangan gim umumnya melalui beberapa tahapan utama: Pra-produksi Tahap ini meliputi perencanaan konsep gim, penentuan genre, target pemain, alur cerita, mekanik permainan, serta pembuatan game design document (GDD). Pra-produksi sangat penting karena menjadi fondasi keseluruhan proyek. Produksi Pada tahap produksi, konsep mulai diwujudkan menjadi gim yang dapat dimainkan. Tim pengembang mengerjakan pemrograman, desain grafis, animasi, audio, dan level permainan. Mesin gim ( game engine ) seperti Unity, Unreal Engine, at...